Cara Ternak Kambing Bagi Pemula

By Categories : Hewan

Pengetahuan tentang cara ternak kabing yang baik sangat diperlukan, khususnya bagi pemula. Saat ini bisnis ternak kambing telah menjadi peluang usaha yang sangat menjanjikan, karena setiap tahunnya permintaan daging kambing terus mengalami peningkatan yang cukup signifikan, apalagi saat menjelang hari raya Idul Adha yang tentunya penjualan dan harga kambing dipasaran sangat tinggi.

Permintaan pasar yang terus mengalami peningkatan terhadap daging kambing membuat stok kambing di dalam negeri tidak mencukupi untuk memenuhi permintaan pasar, sehingga alternatif lain untuk mengatasi permasalahan ini yaitu dengan mengimpor kambing dari negara lain. Kondisi seperti ini tentunya sangat disayangkan, mengingat lahan yang tersedia di negara kita ini masih sangat mendukung untuk membuka lahan peternakan. Bahkan jika potensi ini dijalankan dengan serius dan konsisten tentunya stok kambing di negara kita tidak hanya cukup untuk keperluan masyarakat diseluruh Indonesia, tetapi juga dapat melakukan ekspor ke luar negeri.

Ternak domba gibas

Untuk itu, peluang bisnis ternak kambing ini sangat bagus dan menjanjikan jika kita serius dalam menjalankannya. Selain sangat menguntungkan, beternak kambing juga cukup mudah untuk dijalankan asalkan dilakukan dengan penuh ketelatenan dan juga kesabaran. Untuk anda yang berminat untuk memulai usaha ini, mungkin analisa dan cara ternak kambing yang akan kami sampaikan akan sangat anda butuhkan sebagai pengetahuan untuk menunjang keberhasilan anda dalam menjalankan bisnis ini.

Berikut ini merupakan analisa dan cara beternak kambing dengan baik yang mungkin dapat anda terapkan, yaitu :

Kelebihan dan Keuntungan Beternak Kambing

Untuk memulai beternak kambing tidak membutuhkan modal yang terlalu besar seperti hal nya ternak sapi. Selain itu, kambing sangat mudah dan cepat berkembangbiak karena masa kehamilan kambing lebih cepat yang hanya membutuhkan waktu selama 145-155 hari saja atau kurang lebih sekitar 6 bulan sudah bisa beranak. Anak kambing yang dilahirkan biasanya tidak hanya satu, tetapi juga bisa 2- 3 anak dalam satu kali melahirkan.
Kelebihan lain dari beternak kambing yaitu dalam hal pemberian pakan. Kambing tidak harus diberi makan rumput saja, tetapi juga bisa diberikan jenis pakan yang dibuat dari bahan permentasi seperti ampas tahu ataupun limbah hasil pertanian seperti kulit pisang, kulit singkong, kulit kacang tanah dan sejenisnya. Selain itu, kotoran kambing pun bisa kita manfaatkan untuk dijadikan sebagai pupuk organis dalam pertanian atau bisa kita jual kepada para petani yang membutuhkan. Sangat menguntungkan, bukan?

Jenis-jenis kambing

Jenis kambing yang populer di kembangbiakan di Indonesia yaitu terdiri dari 2 jenis yaitu kambing kacang dan juga kambing PE.

Ternak kambing kacang

Kambing kacang merupakan jenis kambing lokal asli dari Indonesia, populasi terbanyak yaitu berada di pulau Jawa. Tetapi saat ini, jenis kambing kacang tidak hanya ada di pulau jawa saja, tetapi juga telah tersebar di seluruh pelosok negeri. Secara fisik, kambing Jawa memiliki tinggi sekitar 50 sampai 70 cm dan berat tubuh rata-rata mencapai 30 kg sampai 40 kg.

kambing PE etawa

Sedangkan jenis kambing PE merupakan jenis kambing dari hasil perkawainan antara kambing Jawa dengan kambing asal India. Kelebihan dari jenis kambing ini yaitu tidak hanya dapat dijadikan sebagai kambing pedaging saja, tetapi juga dapat dijadikan sebagai kambing penghasil susu.

Kualitas susu dari kambing PE sangat baik dan berkualitas. Secara fisik, kambing PE memiliki fostur tubuh yang lebih besar dan tinggi jika dibandingkan dengan jenis kambing Jawa.

Pakan  kambing

Salah satu faktor sukses dalam beternak kambing yaitu pemberian pakan yang sehat dan berkualitas. Untuk jenis pakan kambing sendiri, pada umumnya kambing sering diberikan jenis pakan hijauan seperti rumput, kacang-kacangan, umbi-umbian, daun-daunan dan juga limbah dari hasil pertanian. Namun sesekali, kambing juga suka diberi pakan tambahan seperti dedak atau jenis pakan permentasi seperti ampas tahu. Sedangkan untuk pemberian pakan sendiri biasanya dilakukan pada jam-jam tertentu yaitu pada pukul 8-9 pagi dan juga pukul 3-4 sore.

Persiapan Budidaya Kambing

Bagi anda yang berencana untuk memulai bisnis ternak kambing, maka anda harus memperhatikan beberapa hal penting berikut ini.

  • Pemilihan Bibit

Saat akan memulai beternak kambing, sebaiknya anda tidak asal-asalan dalam memilih bibit kambing. Pilihlah bibit kambing yang sehat dan juga memiliki fisik serta riwayat keturunan yang baik. Secara fisik, bibit kambing yang baik yaitu memiliki bulu bagus dan tidak cacat fisik. Untuk kambing jantan haruslah memiliki fostur tubuh yang tegap dan juga sehat fisik, sedangkan untuk kambing betina sebaiknya pilih bibit yang pernah melahirkan minimal satu kali dan memiliki fostur tubuh yang ramping.

  • Kandang

Meskipun hanya sebatas kandang, tetapi kenyamanan kandang kambing memang sangatlah penting untuk diperhatikan untuk menunjang kesuksedan peternakan yang anda kelola. Berikut ini merupakan ciri-ciri kandang kambing yang baik, yaitu :

-Berbentuk panggung agar kotoran jatuh ke bawah
-Usahakan membuat kandang menghadap ke timur agar terkena sinar matahari pagi
-Ukuran disesuaikan dengan ukuran kambing agar kambing tidak dapat berputar
-Lantai kandang miring ke belakang dan terdapat sekat kecil agar kotoran jatuh ke bawah
-Tersedia tempat pakan yang mudah dijangkau dan letakan di depan kandang
-Memiliki sirkulasi udara yang baik dan tidak bocor saat hujan
-Pastikan anda selalu membersihkan kotoran kambing di dalam kandang setiap 1-2 kali seminggu

  • Masa reproduksi

Biasanya kambing betina akan mulai beranak pada usia kehamilan kurang lebih 6 bulan dan dapat dikawinkan kembali minimal 1 bulan setelah melahirkan. Jika kita serius dalam mengelola ternak kambing, maka kambing betina dapat beranak setiap 7 bulan sekali, sedangkan untuk anakan kambing mulai menginjak dewasa setelah usianya genap 8 bulan. Masa kawin kambing sangatlah unik, karena kambing betina hanya mengalami masa birahi sekitar 30 jam selama 20 hari saja, sehingga pada waktu tersebut dapat anda manfaatkan untuk mengkawinkan kambing jantan dan betina.

  • Perawatan

Dalam urusan perawatan kambing, pada dasarnya sama saja dengan cara perawatan pada hewan ternak lainnya. Mulai dari pemberian pakan yang sehat dan teratur, menjaga kebersihan kandang dari kotoran, memeriksa kesehatan kambing secara berkala, mencukur bulu minimal 2-3 bulan sekali dan juga rutin memandikan kambing minimal 1-2 kali seminggu agar kebersihan dan kesehatan kambing tetap terjaga.

Nah, untuk mendapatkan hasil yang maksimal dalam beternak kambing, sebaiknya anda mempersiapkan terlebih dahulu sistem dan juga infrastruktur yang baik. Maka barulah anda dapat memulai bisnis ternak kambing, jalankan bisnis ini secara tekun dan konsisten agar mendapatkan hasil yang maksimal.

Bagaimana, apakah anda tertarik untuk bisnis ternak kambing? Baca juga manfat susu kambing bagi kesehatan tubuh
Itulah cara ternak kambing yang baik untuk anda yang masih pemula, semoga informasi diatas dapat bermanfaat untuk anda semua.

Artikel Terkait Cara Ternak Kambing Bagi Pemula

Sponsored Link
loading...
Tinggalkan Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *