Ciri-Ciri Kucing Sehat & Jenis Kucing Peliharaan

By Categories : Hewan

Apakah anda pencinta kucing? ketahui ciri-ciri kucing sehat dan jenis kucing peliharaan yang banyak dipelihara oleh orang pada umumnya. Mungkin anda punya hewan peliharaan. Jika ya hewan apa yang sedang anda pelihara, mungkin salah satu hewan mamalia yang sedang anda pelihara yaitu kucing. Memilihara hewan mamalia seperti kucing memang tidak semudah yang anda pikirkan, karena pastinya ada trik dan tips khusus.

Ciri-ciri kucing sehat

Kucing merupakan hewan mamalia yang dapat dipelihara ataupun hidup secara liar. Berikut ini merupakan jenis kucing yang banyak dipelihara, diantaranya sebagai berikut :

  • Kucing amerika bobtail
  • Kucing Persia
  • Kucing angora
  • Kucing Himalaya
  • Kucing kampung
  • Kucing Siamese
  • Kucing ragdol
  • The maiene coon cat
  • Abyssinia
  • The exotic shorthair
  • Sphinx cat
  • Burmese, dan
  • Scottish fold

Tentunya menjadi kebanggan tersendiri bagi para pemilik (owner) kucing, jika kucing mereka tumbuh dengan sehat, aktif dan bandel. Apalagi jika diikuti dalam kontes-kontes perlombaan, kesehatan merupakan nilai utama dalam penjurian, bukan begitu ? tidak hanya cukup diberi makan, tentu saja kucing sama memerlukan perhatian, kasih sayang, kebersihan dan kesehatan.

Sedik tips sederhana nich bagi kalian yang ingin meemlihara atau mengadopsi kucing, karena mungkin tidak sedikit oaring yang belum paham mengenai kondisi atau tanda-tanda kucing sehat. Simak langsung yukkk tips ciri-ciri kucing  sehat, diantaranya sebagai berikut.  cekidot :

7 Ciri-ciri kucing sehat

  1. Ciri kucing yang sehat yaitu memiliki suhu tubuh antara 37,6 sampai 39,4 derajat selcius. Akan tetapi jika suhu tubuh kucing dibawah atau diatas suhu tersebut, bisa jadi kucing tersebut terserang virus.
  2. Temperamennya stabil (tidak berubah secara tiba-tiba). Waspada terhadapa kucing peliharanjika memiliki ciri-ciri berikut, takut tehadapat cahaya, tiba-tiba menjadi galak atau ganas, tidak mengenali pemilik atau majikan bisa jadi kucing ini terkena rabies. Rabies merupakan salah satu jenis penyakit hewan yang dapat menular kepada manusia melalui gigitan. Oleh karena itu, lakukan penyuntikan vaksin 3 kali setelah kucing berumur 3 bulan oleh dokter hewan.
  3. Perhatikan sekitar mata tidak belekan, hidung tidak keluar cairan, telinga berih dari kotoran dan dari mulut tidak keluar air (ngeces).
  4. Pastikan frekuensi nafas teratur berkisar 26 sampai 48 / menit. Jika kucing mengalami nasfas lebih cepat tetapi dangkal, ini berarti kucing tersebut mengalami gangguan pernafasan radang paru-paru (pneumonia). Serta memiliki denyut nadi yang normal sekitar 76/menit sampai 148/menit. Nah, jika denyut jantung tidak normal ada kemungkinan kucing tersebut terkena kelain pada ginjal dan jantung.
  5. Pastikan kondisi bulu dan kulit kucing tidak rontok dan korengan. Kenali lebih jauh tanda-tanda kerontokan pada kucing, karena boleh jadi dimana kucing mengalami siklus rontok tahunan.
  6. Pastikan kucing memiliki nafsu makan yang normal. Perhatikan pola makan si kucing, contoh : kucing makan dengan lahap pada jam-jam tertentu, akan tetapi tiba-tiba kucing tersebut menjadi malas makan. Hal inilah yang patut diperhatikan.
  7. Perhatikan kotoran atau pups. Kucing yang sehat pada pupsnya biasanya padat serta tidak terlalu menyengat baunya. Jika kotoran kucing mencret, memiliki bau menyengat atau berdarah. Boleh jadi kucing tersebut sedang sakit. Tapi bisa jadi juga pups yang mencret, dapat disebabkan karena makanan yang belum cocok atau tidak terbiasa.

Itulah, tips sederhana mengenai ciri-ciri kucing sehat yang dapat anda ketahui sebelum mengadopsi atau memelihara kucing. Semoga artikel tersebut dapat bermanfaat bagi pembaca semuanya.

Artikel Terkait Ciri-Ciri Kucing Sehat & Jenis Kucing Peliharaan

Tinggalkan Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *