Cara Merawat Ikan Hias Air Tawar Di Aquarium Tanaman Air

By Categories : Hewan

Cara merawat ikan hias air tawar di aquarium tanaman air (aquascape). Jika anda suka mempercantik ruangan di dalam rumah anda, ruangan akan semakin cantik dan indah jika terdapat sebuah akuarium yang terdapat ikan hias yang cantik di dalamnya. Ikan hias yang dapat anda pelihara diantaranya jenis ikan hias air tawar, jika anda masih pemula dalam merawat ikan hias, anda dapat menyimak informasi yang akan saya jelaskan di bawah berikut ini.

Cara Merawat Ikan Hias Air Tawar

Cara Merawat Ikan Hias Air Tawar di Aquascape

Berikut ini merupakan beberapa cara merawat ikan hias air tawar, diantaranya yaitu :

1. Rajin membersihkan kaca dari perkembangan lumut

Dengan adanya pencahayaan yang terdapat didalam akuarium dapat menyebabkan pertumbuhan lumut yang menempel pada dinding kaca akuarium, sehingga hal ini dapat membuat air mudah keruh dan tampilan di dalam akuarium menjadi tidak menarik lagi. Untuk mencegah pertumbuhan lumut tersebut, anda dapat melakukan pencegahan seperti memelihara ikan pemakan lumut seperti jenis ikan Siamese algae eater, otocinclus sp, pond snail, ramshorn, Malaysian snail dan masih banyak lagi jenis ikan pemakan lumut lainnya yang banyak dijual di penjual ikan hias. Selain itu, anda juga dapat menggunakan jenis obat untuk mencegah perkembangan lumut seperti stop algae atau Vitriol 5%. Tetapi anda harus mengikuti langkah dan panduan yang benar dalam menggunakan jenis obat ini, karena jika dosis yang diberikan terlalu banyak dapat menyebabkan tanaman air mati. Anda juga dapat membersihkannya dengan cara manual yaitu dengan menggunakan silet, busa resin atau menggunakan Dacron.

2. Rajin mengganti air dengan yang baru

Didalam memelihara atau merawat ikan hias, kebersihan air merupakan hal wajib yang harus selalu diperhatikan. Hal ini dikarenakan, jika kualitas air dudah tidak bersih dan didiamkan dalam waktu yang lama dapat menyebabkan ikan sakit dan bahkan mati. Maka dari itu, sebaiknya anda rajin mengganti air akuarium dengan yang baru minimal 2 kali dalam seminggu.

3. Pemberian pupuk

Pada tanaman air juga harus selalu anda perhatikan dan rawat dengan baik serta teratur, jika anda tidak melakukan perawatan pada tanaman air di akuarium dengan teratur dapat menyebabkan tanaman menguning dan mati. Perawatan tanaman ini dapat dilakukan dengan cara pemberian pupuk, jenis pupuk yang baik untuk di berikan yaitu dengan menggunakan jenis pupuk cair. Didalam kemasan pada pupuk cair tersebut sudah tertera cara penggunaan dan dosis yang diberikan. Pupuk tersebut banyak dijual di took aquascaping atau took-toko penjual ikan hias.

4. Pengecekan pada sistem filter

Sistem filter ini dapat berfungsi untuk menjaga kualitas air didalam akuarium, sehingga kualitas air akan terus terjaga dengan baik. Tetapi kita juga harus selalu menjaga sirkulasi air pada filter, karena jika sudah terlalu banyak kotoran yang ada pada saluran filter dapat menyebabkan terjadinya penyumbatan, sehingga pergerakan air didalam akuarium menjadi kurang lancar dan bahkan jika terlalu banyak kotoran yang menyumbat dapat menyebabkan limbah didalam akuarium semakin banyak. Maka dari itu, sebaiknya anda selalu mengecek dan membersihkan filter secarab rutin dan teratur minimal seminggu sekali, sehingga kualitas dan kebersihan air akan terus terjaga dengan baik.

5. Lakukan pembersihan Gravel atau Substrat

Pembersihan Gravel memang sangat penting untuk dilakukan, karena biasanya gravel akan kerap tertutup oleh lumut, algae dan juga kotoran ikan yang dapat menjadikan penampilan akuarium menjadi kurang menarik lagi. Selain itu, melakukan pembersihan gravel juga sangat bermanfaat untuk mencegah dari dekomposisi pada kotoran ikan yang jika dibiarkan dapat membentuk toksik bagi ikan itu sendiri. Sebaiknya pembersihan grave dilakukan pada bagian permukaan sisi atas saja cara di sifon dengan menggunakan selang, tetapi dalam melakukan proses penyifonan diperlukan perhatian dengan ukuran delang yang akan digunakan karena dapat mempengaruhi daya hisap air yang akan dihasilkan. Maka dari itu, sebaiknya sebelum kita melakukan penyifonan kita pilih ukuran selang yang akan digunakan, karena jika tidak tepat atau terlalu besar dapat membuat air didalam akuarium menjadi keruh dan dapat mencabut perakaran tanam air. Proses pembersihan gravel ini, sebaiknya dilakukan minimal 1 bulan sekali.

6. Melakukan perawatan pada tanaman air

Selain dari air dan ikan, tanaman air juga membutuhkan peerhatian sehingga dapat berkembang dengan baik dan alami. Cara dalam merawat tanaman air dapat dilakukan dengan cara pemangkasan tanaman, pembersihan tanaman dengan memotong daun-daun yang layu dan mati. Selain bertujuan untuk merangsang pertumbuhan cabang baru, pemangkasan ini juga dapat menjadikan tanaman air semakin enak dilihat dan tampak cantik. Pemangkasan sebaiknya dilakukan dengan menggunakan gunting yang tajam, bagian yang dipangkas yaitu pada sisi pucuk atau juga sisi yang menghalangi tanaman lainnya.

7. Cek kualitas air

Kualitas air juga perlu diperhatikan dengan baik, hal yang penting untuk diperhatikan dalam pengelolaan aquascaping yaitu pada Co2 (karbondioksida), siklus nitrogen, suhu, oksigen terlarut, ph dan juga kesadahan. Fungsi dari karbondioksida yaitu merupakan faktor yang sangat penting untuk selalu kita perhatikan dalam merawat ikan hias didalam akuarium, kandungan karbondioksida bebas dapat bermanfaat untuk mencegah pertumbuhan dan perkembangan lumut. Hal ini dikarenakan dapat mengoptimalkan sistem fotosintesis pada tanaman air dan juga mampu menjaga keseimbangan pada zat asam basa didalam air yang dan juga dapat bertindak dalam menjaga kandungan kalsium bikarbonat yang terdapat didalam larutan.

Nah bagaimana, apakah penjelasan diatas dapat anda pahami dan dimengerti? Semoga apa yang telah saya bahas diatas mengenai cara merawat ikan hias air tawar dapat bermanfaat dan sedikit menambah pengetahuan anda semua.

Selamat mencoba dan semoga berhasil…

Artikel Terkait Cara Merawat Ikan Hias Air Tawar Di Aquarium Tanaman Air

Tinggalkan Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *